Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno didampingi Kasat Resnarkoba menunjukkan barang bukti dan para tersangka (Wisnu Joedha/JurnalMojo.com)

Sita 81,45 gram Sabu Dan 527 Ribu Pil Koplo, 5 Tersangka Diciduk Polisi

MOJOKERTO (jurnalMojo.com) – Hanya dalam tempo sepekan, Satnarkoba Polres Mojokerto berhasil menggagalkan peredaran Narkotika golongan I jenis sabu-sabu dan Pil Ekstasi serta Pil Koplo jenis double L di wilayahnya. Selain barang bukti yang disita, petugas juga meringkus 5 tersangkanya yang diduga kuat sebagai pengguna sekaligus pengedar.

AKBP. Setyo Koes Heriyatno Kapolres Mojokerto didampingi Kasatnarkoba Polres Mojokerto AKP. Yogi Ardi Khristanto dalam press release di Mapolres Mojokerto mengatakan, hanya dalam sepekan, Sat Resnarkoba berhasil menggagalkan dan mengungkap kasus jaringan Narkotika dan Pil Koplo jenis Double L di 3 TKP dengan 5 tersangka.

Masing-masing 3 tersangka pengedar sabu dan ekstasi yakni, M. Jefry Ardiyanto (25) asal Jalan Mastrip Warugunung, Desa Warugunung, Karangpilang, Surabaya, Wahyu Tulus Prasetyo (34) warga Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngorok, Kabupaten Mojokerto, Khoirul Anam (38) asal Dusun Raos Baru Gang IX, Desa Carat, Kecamatan Gempol, Pasuruan.

Sementara itu, 2 tersangka pengedar pil double L yang mengaku dan diduga kuat jaringan Lapas Madiun yakni, Arif Sapii (33) warga Desa Tawangsari, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto dan M. Mustofa (23) asal Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung, Jombang. Hasilnya, dari ke-enam tersangka anggota kita menyita sebanyak 81,45 gram sabu-sabu, 5 butir pil ekstasi dan 527 ribu pil double L.

“Pil double L berhasil kita gagalkan dari jaringan Lapas Madiun yang hendak dikirim dan diedarkan di wilayah kita. Tersangka berikut barang bukti kita ringkus di wilayah Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Hingga saat ini kita terus kembangkan pemeriksaan terhadap ke-enam tersangka guna bisa mengungkap jaringan diatasnya. 3 tersangka pengedar sabu kita jerat pasal 114 ayat (1) subs pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. 2 tersangka pengedar pil koplo kita jerat pasal 196 jo pasal 98 ayat (2) UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” bebernya, Selasa (22/10/2019). (joe/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar