Jembatan 38 Tahun Penghubung Dua Desa Nyaris Ambruk

Jurnalis : Achmad Supriyadi
Anggota BPBD saat mengecek jembatan yang nyaris ambrol. (Achmad Supriyadi/jurnalMojo.com)

MOJOKERTO (jurnalmojo.com) – Jembatan Ngarjo yang menghubungkan Desa Ngarjo dan Desa Sidomulyo nyaris ambruk. Kejadian ambruknya jembatan yang dialiri sungai anak kali sadar  (18/01/2018) malam.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto Mochamad Zaini menjelaskan ambrolnya jembatan diakibatkan karena banyaknya sampah dibawah jembatan.

“Air mengalir tidak semestinya, sehingga menghantam pinggirnya,” ungkapnya.

Zaini menambahkan, jembatan itu sebelumnya berupa jembatan kayu yang dibangun menjadi jembatan beton. “Usia jembatan ini sudah 38 tahun,” imbuhnya.

Masih menurut Zaini, demi keselamatan warga jembatan itu tidak boleh dilewati warga dari dua arah.

“Jembatan ini akan ditutup demi keselamatan, mungkin nanti penutupan selama bulan dan akan segera di perbaiki,” ujarnya.

Abdillah, salah satu warga Ngarjo menjelaskan, akibat jembatan ambrol warga harus mencari jalan alternatif untuk ke desa Sidomulyo atau sebaliknya ke Desa Ngarjo.

“Sebenarnya kalau mau dipaksa ya bisa dilewati, tapi warga khawatir akan ada korban jiwa karena kondisi jembatan sangat membahayakan,” pungkasnya. (pry/jek)

Bagikan Ini

Komentar Anda

Komentar